4 KEKUATAN DASAR membangun BISNIS agar tembus 10 tahun kedepan

Mari kita bahas apa saja kekuatan dasar dalam membangun bisnis agar kokoh menembus 10 tahun kedepan.

Setelah kita mengetahui Struktur Organisasi dan mengerti bagaimana membuat struktur organisasi yang effektif.

Berikut Tips Membuat System Bisnis Autopilot ESSENTIAL Part 1

(watch: https://www.youtube.com/watch?v=-rb-km4yaQI )

Langkah selanjutnya adalah bagaimana Anda sebagai Leader memimpin anak buah anda dan team anda yang sudah mulai terbentuk teamnya dan posisinya di struktur organisasi.

Langkah ini saya sebut dengan THE ART OF LEADERSHIP. Artinya bahwa, Bagaimanapun anda sudah benar dalam membuat struktur organisasi, juga posisi-posisi mereka sudah tepat, dan bahkan sudah ada JOB Description yang jelas per jabatan-jabatan mereka, dan mereka masing-masing juga memiliki KPI* (*Khusus mengenai KPI akan di bahas pada chapter selanjutnya)

Namun, itu semua tidak akan efektif alias hanya konsep-konsep dan teori saja, jika tidak dibarengin oleh sikap kepemimpinan yang Effektif. Sebenarnya, bagaimana sih sikap seorang leader yang efektif?

Leadership adalah seni, namun seni ini bisa dipelajari, seperti ibarat kita seni musik, seni menyanyi, seni menggambar, itu semua adalah seni. Leadership adalah tentang pengaruh positif. Bagaimana seorang leader dapat memberikan DAMPAK PENGARUH POSITIF, sehingga seluruh team atau anak buahnya mengikuti sikap leadernya.

Contoh,  dulu saya pernah menonton satu film perang, ada satu Jenderal perang pembela kaum miskin, yang begitu disegani oleh anak buahnya, bahkan tanpa bicara satu katapun, anak buahnya mengerti apa yang diinginkan leader tersebut. Jenderal tersebut bahkan hanya senyum, melambaikan tangan, namun si anak buah seolah mengerti apa yang dimaksud dengan itu. Dengan kata lain Jenderal ini memilki Karisma yang tinggi.

Nah, pertanyaannya bagaimana memiliki Charismatic Impact, seorang pemimpin yang berkarisma dan memiliki Pengaruh Positif kepada anak buah. Jawabannya simple, yaitu berpola pikir Diatas Garis. Maksudnya bagaimana?

 

 

Jika kita melihat gambar di bawah ini, apa yang anda pelajari melalui pola pikir & response anda. Berpola pikir dibawah garis adalah response-response negatif anda terhadap situasi yang terjadi, ataupun keadaan. Misalnya, anda selalu mengeluh pada keadaan anda, selalu mengeluh pada bisnis anda, pada team anda, selalu mengeluh terhadap pasangan anda.

Contoh : Response Blame (Menyalahkan),  Jika anda terlambat, yang disalahkan biasanya jalan macet, mobil mogok, atau cuaca hujan, banjir dan sebagainya. Jika anda tidak capai target, yang disalahkan adalah customer, karena customer yang gak mau beli produk anda, atau sasaran paling empuk adalah salesman anda. Nah, salesman anda karena di salahkan, mereka juga mencari kambing hitam untuk disalahkan, yaitu karena musimnya sepi, bisnis sepi, customer sepi, dll.

Contoh : Response Excuses (Cari Alasan), Jika anda disarankan untuk lari pagi setiap pagi 30 menit. Ada yang benar-benar mengikuti, tapi banyak yang tidak 100% setiap hari lari pagi, pasti ada saja alasannya nanti sibuk lah, ga ada waktu lah, mendung lah, ga sempet karena ada meeting mendadak, dll. Jika anda disarankan untuk makan sehat untuk diet, anda kadang2 cari alasan untuk tidak makan sehat, misalnya ga ada menu itu di setiap restaurant, ga sempat, gak enak dilihat sama teman2 soalnya makanannya beda sendiri, dll. Jika ditanya Atasan, pekerjaan sudah diselesaikan belum, padahal aslinya belum, tapi jika jawab belum akan dimarahi boss. Maka jawabannya adalah alasan, tinggal di print pak, ya artinya belum. Atau jika anda di minta untuk datang tepat waktu dan anda belum datang, dan perjalanan masih jauh. Anda di tanya, dimana posisinya? Dari pada anda jawab jujur nanti ketahuan masih jauh, maka anda jawab saja, sedang otw..(on the way)

Contoh : Response Denial (Menyangkal). Misalnya, anda ketahuan dari cctv anda sedang tidak bekerja, malah sambil ngobrol, misalnya. Lalu atasan memergoki, lalu anda meresponse, wah, itu bukan saya pak, itu mirip2 dengan saya, CCTVnya ngaco. Atau, anda sudah jelas2 ketahuan dan bukti sudah ada bahwa misalnya anda berbohong, namun anda juga bersikeras menyanggah dan menyangkal itu.

Nah, Response-Response seperti dicontohkan diatas itu tidak mencerminkan pemimpin yang positif, bagaimana anak buah anda akan respek anda jika anda masih meresponse untuk di setiap keadaan, kejadian dengan response negatif. Silakan anda menonton ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang Above The Line Mindset: https://www.youtube.com/watch?v=GGuspzhGcCg

Namun jika anda meresponse positif, Anda akan lebih dapat karisma tinggi dan direspek oleh anak buah anda. Mereka akan bekerja bukan sekedar dengan Job Description, namun dengan sepenuh hati.

Contoh Response diatas garis (Ownership) : Jika keadaan bisnis sedang kacau, target tidak tercapai, maka sebagai leader, anda berani meresponse positif, dimana anda yang harus bertindak, mengevaluasi diri, mengkoreksi diri, bukan menyalahkan siapapun ataupun mencari alasan. Ownership juga berarti (Semua Harus Mulai Dari SAYA), sayalah yang harus memastikan sendiri.

Contoh Response diatas garis (Accountable) : Apa yang anda janjikan anda lakukan. Misalnya, anda janji mau melunasi hutang akhir bulan, tanggal 30, nah Accountable adalah melakukan apa yang telah dijanjikan, yaitu membayarkan hutang di tanggal 30. Anda janji akan setia pada pasangan,  sampai maut memanggil, dalam suka dan duka. Apakah janji itu tetap di lakukan, atau hanya sekedar janji.

Contoh Response diatas garis (Responsibility): Jika di pekerjaan anda, anda harus bekerja saat weekend, saat jam 12 malam, dimana orang lain tidur, saya bekerja, karena saya bagian shift malam. Apakah saya responsible tetap bekerja dengan hati walaupun jam 12 malam. Seberapa responsible-kah anda terhadap perbuatan anda, sikap anda, komitment anda. Semakin anda responsible, semakin anak buah akan respek dengan anda.

Nah, kesimpulannya dari bagian ini adalah, Bahwa Peranan seorang leader sangat menentukan keberhasilan team tersebut. Leader Positif akan menghasilkan team yang Positif.

Jika anda masih bingung bagaimana belajar menjadi seorang leader yang penuh karisma, bagaimana memberi pengaruh positif terhadap team anda, dan jika anda ingin meningkatkan skill leadership anda, silakan hubungi kami 0811 201 2121

Semoga bermanfaat dan Salam Pengusaha!

Hendra Hilman

Pembicara Bisnis & Pelatihan Bisnis Bandung

Posted on: February 2, 2017hendrahilman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *